Archive for March, 2007

Hari Iri Se-Indonesia

Tuesday, March 20th, 2007

Mungkin hari ini adalah Hari Iri Se-Indonesia. Pemicunya, berita di detik.com tentang 550 anggota DPR yang minta laptop seharga 21 juta rupiah untuk ”peningkatan kualitas kinerja”. Spesifikasi laptop 21 juta adalah sebagai berikut : layar 12 inch, 2 prosesor, dan beratnya tidak lebih dari 2 kg.

Jadi penasaran, memangnya anggota DPR butuh laptop semahal itu untuk mengerjakan apa saja? Bukankah biasanya software yang dipakai ya itu-itu saja alias keluarga besar Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, dll)? Jadi, kenapa harus yang harganya 21 juta? Laptop seharga 7 jutaan pun sudah mampu melakukan itu semua.

Bukannya menyepelekan, tapi melihat mereka tertidur dalam rapat-rapat membuatku tidak yakin bahwa mereka layak mendapat laptop 21 juta itu. Memangnya bisa, tidur sambil ngetik?

Ups, tidak boleh iri! Bukankah ada kalimat populer, iri tanda tak mampu? Jadi, ya sudah. Harus semakin berhemat, rajin menabung, siapa tahu dalam pameran komputer Juni mendatang bisa mewujudkan mimpi punya laptop. Tak perlu yang 21 juta. Yang 4 juta atau 3 juta pun tak apa, yang penting kan fungsinya :)

Sekolah Lagi

Tuesday, March 13th, 2007

"Astri nggak pengen sekolah lagi?"

Mas Rachmat…

Mas Eric…

Pak Ido…

entah siapa lagi yang akan bertanya seperti itu…

Pada Sebuah Beranda

Tuesday, March 13th, 2007

Begitu banyak nama penulis-penulis terkenal dalam buku Riwayat Negeri yang Haru. Tapi, aku terpikat padanya. Bondan Winarno.

Yang paling kuingat dari Pak Bondan tentu saja kalimat "Mak Nyuss" nya itu..:) Tapi, aku baru tahu kalau Pak Bondan ternyata juga seorang penulis. http://id.wikipedia.org/wiki/Bondan_Winarno

Pada Sebuah Beranda. Cerpen yang indah. Sudah berapa kali kubaca cerpen itu? Aku tak tahu. Mungkin itu juga sebabnya, Riwayat Negeri yang Haru tak jua selesai kubaca. Mungkin, karena aku selalu mengulang membaca Pada Sebuah Beranda…

A Piece of Trash

Tuesday, March 6th, 2007

Nada bicaranya khas ketika berkata,

“Tell me, what’s missing in your life?”

Jeda beberapa detik, lalu dia memberi jawaban atas pertanyaannya sendiri.

Bahwa hal yang dirasakan hilang dalam hidup kebanyakan wanita adalah :

Rasa cinta pada diri sendiri.

Ketika rasa cinta pada diri sendiri itu semakin menghilang,

Akan mulai menganggap diri sendiri sebagai “a piece of trash.”

A piece of trash…

Mungkin benar.

Mungkin.

Thanks Oprah